Copywriting adalah sebuah teknik pemasaran yang banyak digunakan pada masa digital saat ini. Tahukah kalian bahwa copywriting bisa memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap bisnis yang kalian miliki?

Bagi kalian yang sering berkelana di dunia digital kalian mungkin sering menemukan artikel maupun tulisan mengenai sebuah produk. Tulisan maupun artikel yang dapat menjual barang inilah yang disebut dengan copywriting.

Perlu kalian ketahui bahwa tulisan-tulisan ini bukanlah sekedar, namun tulisan khusus yang diciptakan oleh seorang copywriter.

Tahukah kalian bahwa terdapat perbedaan antara seorang writer dan copywriter? Maka dari itu di sini kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu copywriting dan juga copywriter.

Copywriting Adalah?

Apa sebenarnya copywriting itu? Copywriting adalah kegiatan dimana seseorang membuat sebuah teks dengan tujuan khusus, yakni pemasaran.

Seperti yang sudah kita bicarakan sebelumnya, tujuan utama dari tulisan copywriting adalah untuk menjual sesuatu.

Sebelum berkembangnya dunia digital seperti saat ini, kalian dapat melihat teks copywriting pada billboard, brosur, hingga koran.

Tentunya, tulisan-tulisan yang diciptakan ini memiliki tujuan untuk menghasut masyarakat, terutama para pembaca untuk membeli produk tersebut. Jika target tersebut tidak tercapai, tulisan ini juga bisa menjadi cara untuk menambah kesadaran akan merek tersebut.

Jika kalian tertarik untuk mendalami copywriting, kalian mungkin bisa lebih memperhatikan beberapa tulisan yang ada pada daftar ini;

  • Web artikel;
  • Iklan media sosial;
  • Headline maupun meta tag mesin pencarian website;
  • Newsletter email; hingga
  • Teks pada homepage website.

Apakah Kalian Membutuhkan Copywriting?

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah kalian membutuhkan teks copywriting untuk bisnis kalian? Di sini kami akan bilang bahwa kalian akan sangat membutuhkannya jika ingin memajukan brand kalian.

Perlu diketahui bahwa copywriting adalah sebuah cara yang dapat membantu produk kalian sebesar 60% hingga 80% dalam pemasaran dan brand awareness, menurut Demand Matric. Sangat disayangkan bukan, jika kalian melewatkan kesempatan sebesar ini?

Namun, saat ini tidak semua orang mengetahui tentang apa itu copywriting dan pentingnya menggunakan teknik ini pada produk mereka.

Ada beberapa hal yang bisa terjadi jika kalian tidak menggunakan copywriting dalam produk kalian, seperti:

  • Kecilnya pengunjung halaman situs kalian;
  • Kurangnya peminat kepada produk yang kalian jual; dan
  • Kecilnya interaksi pada akun media sosial kalian.

Jenis-Jenis Copywriting yang Ada

Terdapat 5 jenis copywriting yang perlu kalian ketahui sebelum menggunakan ataupun membuatnya.

Di sini, kita akan membahas lebih dalam mengenai ke-5 jenis copywriting ini dengan seksama sehingga kalian mengetahui perbedaanya. Dengan begini, kalian bisa dengan mudah memutuskan jenis copywriting apa yang sesuai dengan kepentingan kalian.

  1. Brand Copywriting

Brand copywriting adalah jenis copywriting dimana tujuan penulisan copywriting adalah untuk menaikkan citra dari kesadaran masyarakat akan produk tersebut.

Cara yang paling mudah untuk mengetahui jenis copywriting ini adalah dengan melihat apakah ia menampilkan perbedaan dengan produk kompetitornya.

Slogan maupun tagline merupakan bentuk yang paling umum dari jenis copywriting yang satu ini. Pada dasarnya, jenis copywriting ini menggambarkan cara bicara sebuah perusahaan terhadap pelanggan mereka.

Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus kalian jauhi ketika membuat sebuah brand copywriting:

  • Tidak ada hal yang menggambarkan keunikan perusahaan;
  • Kurangnya elemen yang mengikat pelanggan;
  • Tulisan copywriting terlalu padat dan bertele-tele;
  • Menggunakan bahasa yang kurang awam; dan
  • Tidak adanya kata kunci yang ditonjolkan.

Hal yang terpenting untuk diingat ketika membuat sebuah brand copywriting adalah tujuan dari pembuatan copywriting itu sendiri, yakni berbicara kepada pelanggan mengenai perusahaan kalian.

  1. Marketing Copywriting

Jika brand copywriting adalah untuk citra perusahaan kalian, maka marketing copywriting adalah pilihan yang bisa kalian gunakan untuk produk kalian.

Secara spesifik, terdapat 3 tujuan dari jenis copywriting ini. Pertama adalah untuk memasarkan produk kalian, menyampaikan manfaat dari produk tersebut, dan juga menjual solusi yang bisa diselesaikan oleh produk tersebut.

Untuk melihat jenis copywriting ini, kalian bisa dapat memperhatikan homepage dari situs website yang ada. Selain itu, iklan melalui email menjadi contoh lain yang bisa kalian gunakan untuk melihat contoh copywriting ini.

  1. Direct Response Copywriting

Direct response copywriting adalah jenis copywriting yang cukup berbeda dari jenis-jenis lainnya.

Jika kita melihat copywriting secara umum, tujuan utama dibuatnya sebuah copywriting adalah agar pelanggan mengingat produk maupun brand kita untuk waktu yang lama.

Kata kuncinya disini adalah waktu yang lama. Di sisi lain, direct response copywriter fokus terhadap masa kini.

Tujuan dari copywriting ini adalah secara spesifik agar para pelanggan yang sudah membaca iklan ini untuk langsung membeli produk yang ditawarkan.

Berikut adalah contoh hal yang kalian inginkan ketika orang membaca jenis copywriting ini:

  • Membeli barang atau produk yang diiklankan;
  • Mengikuti atau subscribe media sosial kalian;
  • Mengikuti bulletin langganan kalian;
  • Dan lain sebagainya.

Inti dari jenis copywriting ini adalah bagaimana kalian dapat menciptakan tulisan yang menghasut pembaca iklan kalian saat itu juga.

  1. Technical Copywriting

Technical copywriting adalah jenis copywriting yang sering tertukar dengan technical writing.

Untuk mengenal lebih jelas akan perbedaan diantara keduanya, technical writing adalah sebuah kegiatan dimana si penulis menuliskan sebuah panduan mengenai alat maupun produk.

Di sisi lain, technical copywriting bukan hanya perlu menuliskan panduan, tetapi juga dapat menjual produk tersebut dari tulisan yang diciptakannya.

Jika disimpulkan maka akan terlihat seperti dibawah ini:

  • Copywriting digunakan untuk menjual produk;
  • Technical writing digunakan untuk menulis panduan sebuah produk; dan
  • Technical copywriting digunakan untuk keduanya.

Jenis copywriting ini memberikan sebuah tantangan tersendiri. Sang penulis harus bisa meyakinkan pelanggan dengan bagaimana produk tersebut bekerja dan keuntungan yang didapatkan.

Untuk lebih mendalami jenis copywriting yang satu ini, kalian bisa mencari iklan dari produk-produk teknologi, kesehatan, hingga bahkan kecantikan.

  1. SEO Copywriting

SEO copywriting merupakan jenis copywriting terakhir yang akan kita bahas di sini. Jenis copywriting ini menggabungkan dua elemen penting dalam dunia digital, yakni SEO (Search Engine Optimization) dan copywriting itu sendiri.

SEO secara awam dapat dideskripsikan sebagai langkah yang dilakukan untuk mengoptimalisasi penampilan situs kalian pada mesin pencarian.

Dengan menggabungkan kedua elemen ini, kalian dapat membuat situs kalian mudah dijangkau dan juga memasarkan produk kalian kepada para pelanggan yang berminat.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan SEO copywriting, diantaranya adalah:

  • Kepadatan kata kunci;
  • Relevansi;
  • Intonasi dan gaya bicara; dan
  • Memenuhi kriteria dari mesin pencarian yang digunakan.

Hal diatas merupakan sedikit dari sekian banyaknya informasi yang bisa kalian dapatkan mengenai SEO copywriting yang tidak akan kita bahas semuanya di sini. Akan ada artikel khusus yang membahas mengenai topik yang satu ini.

Namun jika kalian penasaran dengan bagaimana contoh jenis copywriting yang satu ini, kalian bisa lihat langsung pada mesin pencarian, baik Google, Bing, dan semacamnya.

Copywriting Adalah Seni Menyampaikan Dengan Tulisan

Copywriting adalah sebuah teknik dimana kalian membuat sebuah tulisan yang digunakan untuk memasarkan produk kalian. Sangat penting bagi para pebisnis di masa digital ini untuk menggunakan copywriting sebagai sarana pemasaran masa kini.

Namun, tidak semua jenis copywriting cocok untuk kalian gunakan. Dengan memilih jenis copywriting yang tepat, maka produk kalian pun akan mendapatkan dorongan yang lebih dari para pelanggan.