Personal branding adalah sebuah kalimat yang mungkin tidak asing lagi bagi kalangan anak muda saat ini.

Pada zaman teknologi informasi seperti saat ini, penting bagi seseorang atau sesuatu untuk mudah dikenali. Hal ini disebabkan oleh perlunya menonjolkan diri dari pada yang lain.

Nama yang terkenal memiliki banyak manfaat bagi banyak orang. Mulai dari wirausahawan yang tersohor karena produknya, influencer, atau bahkan para ilmuan pun bisa diuntungkan.

Penciptaan personal branding sendiri tidaklah susah dengan besarnya pengaruh media sosial saat ini. Dengan sedikit jejak saja, kita sudah bisa melihat nama kita tersebar luas.

Dari sini kita bisa melihat dampak dari kepemilikan personal branding. Dari sinilah kita bisa mulai dikenal oleh dunia luas.

Pada artikel ini, kita akan mengulas sedikit mengenai apa itu personal branding, tujuan, dan karakteristiknya.

Personal Branding Adalah?

apa-itu-personal-branding

Apa sih personal branding itu? Mungkin banyak dari kalian yang belum mengetahui akan hal ini pasti sudah bertanya-tanya. Singkatnya, personal branding adalah sebuah “merek” yang kalian pasang pada diri kalian masing-masing.

Untuk lebih detailnya, personal branding merupakan sebuah proses dimana kalian membangun citra diri kalian. Citra diri ini bisa digunakan oleh perseorangan, produk atau brand, maupun organisasi kalian.

Terdapat beberapa hal yang akan kalian lakukan ketika membuat sebuah citra diri. Langkah seperti komunikasi akan nilai, tujuan, maupun keyakinan kalian kepada audien atau publik harus dilakukan dengan hati-hati.

Dengan adanya citra diri yang tertanam pada seseorang, akan mudah bagi orang asing untuk mengenali dan mengetahui kemampuan kita, wikipedia.

Secara singkat, terdapat 3 point yang akan selalu dijelaskan oleh personal branding kalian:

  • Siapakah kalian? (Who are you?)
  • Pencapaian apa saja yang sudah kalian dapatkan (What is your achievement?)
  • Apa visi-misi atau pandangan kalian terhadap masa depan (What is your outlook on the future)

Tujuan Utama dari Personal Branding

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, dengan memiliki personal branding maka kalian telah memiliki “merek” untuk diri kalian sendiri. Namun, apakah hanya itu saja tujuan dari personal branding ini?

Tentu saja tidak. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai hal-hal apa saja yang menjadi tujuan dari personal branding, kalian bisa lihat langsung di bawah ini.

tujuan-utama-branding

Meningkatkan Kepercayaan

Meningkatkan kepercayaan kalian adalah satu hal yang terdampak oleh personal branding kalian. Personal branding adalah sebuah label yang kalian miliki dan didalamnya bisa mengandung banyak hal. Mulai dari kompetensi kalian, pengalaman, hingga masa depan kalian.

Dengan kalian menciptakan citra diri kalian, kalian dapat dengan mudah mengetahui keunggulan maupun kekurangan diri kalian.

Citra diri juga bisa menjadi sebuah poin motivasi bagi diri kalian. Untuk menjadi lebih baik daripada sebelumnya dan menambah kemampuan maupun keahlian kalian.

Selain kepercayaan diri kalian sendiri, memiliki citra diri juga dapat meningkatkan kepercayaan dari rekan kerja maupun kolega kalian. Mereka akan dapat dengan mudah menilai kompetensi dan ekspektasi yang perlu mereka berikan ke diri kalian.

Membentuk Koneksi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, personal branding dapat membentuk kepercayaan dari rekan kerja maupun kolega. Hal ini akan berdampak luas pada pengalaman kerja maupun bisnis kalian.

Memiliki personal branding adalah hal yang penting jika kita ingin diketahui oleh banyak orang. Dari satu rekan kerja menjadi sepuluh, kita dapat dengan mudah membuat koneksi jika memiliki citra diri yang baik.

Sosial media juga menjadi sebuah sarana penting dalam membuat koneksi. Kecepatan informasi dan juga luasnya jangkauan dari sosmed (misalnya instagram) membuat citra diri yang baik lebih mudah diterima oleh orang.

Namun bukan hanya jumlah yang harus kita khawatirkan, melainkan juga kualitas dari citra diri kita.

Membangun Kredibilitas

Terdapat beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan citra diri yang kita miliki. Namun, kredibilitas dari citra diri tersebut hanya bisa kita bangun seiring berjalannya waktu.

Kredibilitas dari citra diri kita akan datang dari orang lain yang pernah bekerja dengan kita. Baik teman, rekan kerja, maupun kolega merupakan poin penting dalam membangun kredibilitas.

Semakin baik citra diri yang kita miliki makan akan semakin cepat pula kabar mengenai kemampuan kita tersebar. Dari kabar inilah kita bisa mendapatkan pengakuan mengenai keahlian kita.

Dari sini, rasa hormat, kagum, hingga kepercayaan dapat tumbuh ketika nama kita disebut.

Memberikan Nilai

Dengan menciptakan personal branding yang sudah dikenal oleh banyak orang, makan kalian secara tidak langsung telah meningkatkan nilai jual diri kalian.

Hal ini berpengaruh terhadap beberapa hal. Pertama, kalian akan dengan mudah mendapatkan kompensasi yang lebih tinggi dari pada sebelumnya.

Bisa dibayangkan bagaimana orang yang telah berpengalaman mendapatkan kompensasi lebih dari pada yang baru mulai.

Kemudian, kalian akan menjadi sebuah poin referensi dalam komunitas atau dunia kerja kalian. Kalian akan lebih sering mendapatkan permintaan mengenai saran ataupun pandangan mengenai suatu hal.

Membangun koneksi pun juga akan menjadi lebih mudah jika kalian sudah memiliki nilai jual yang tinggi.

Meningkatkan Daya Saing

Seperti yang sudah kita bahas berulang kali di atas, personal branding adalah “merek” dari diri kalian.

Ketika kalian melihat sebuah merek atau label barang, kalian pasti setuju jika semakin baik dan unik label tersebut maka semakin tinggi kesempatan barang tersebut dibeli oleh seseorang.

Hal yang sama juga berlaku pada citra diri kalian. Semakin baik dan semakin unik citra diri yang kalian miliki, maka semakin tinggi pula kesempatan kalian untuk ditemukan atau dipilih oleh seseorang.

Karakteristik Personal Branding

Sebelum kalian bisa menerima manfaat dari tujuan menciptakan sebuah personal branding, kalian terlebih dahulu harus membuat brand tersebut.

Ada berbagai macam contoh personal branding yang ada diluar sana yang bisa kalian lihat dan gunakan sebagai contoh. Namun disini kami akan memberikan 3 karakteristik penting yang harus selalu kalian ingat ketika sedang membuat personal branding.

karakteristik-personal-branding

Ciri Khas

Personal brand adalah sesuatu yang menggambarkan kalian. Maka dari itu, pastikan bahwa citra diri kalian tidak memiliki kesamaan dari kebanyakan orang diluar sana.

Pastikan bahwa hal yang kalian gunakan dalam membuat personal brand adalah hal yang benar-benar menggambarkan diri kalian. Hal ini akan menciptakan sebuah keunikan tersendiri jika kemudian dibandingkan dengan orang lain.

Beberapa contoh hal yang bisa kalian poles untuk meningkatkan karakteristik ini adalah keahlian, penampilan, hingga kualitas pribadi kalian.

Relevan

Selain ciri khas diri kalian, kalian juga harus pastikan bahwa personal branding kalian relevan dengan tujuan kalian.

Relevansi merupakan hal yang penting ketika kalian ingin menciptakan citra diri. Semakin relevan sebuah citra diri terhadap masyarakat maupun dunia kerja, maka akan semakin tinggi kesempatan kalian untuk terpilih.

Konsisten

Karakteristik yang terakhir adalah konsisten dalam apa yang dilakukan dengan yang ditampilkan pada personal branding kalian.

Konsistensi menjadi faktor penting ketika kalian ingin memperluas atau memperbesar citra diri kalian. Semakin konsisten citra diri kalian, maka akan semakin dipercaya oleh masyarakat.

Di sisi lain, kurangnya konsistensi akan menurunkan kepercayaan masyarakat ataupun orang terhadap kemampuan kalian.

Akhir Kata

Personal branding adalah sebuah proses dimana kalian membangun citra diri kalian. Citra diri ini bisa digunakan oleh perseorangan, produk atau brand, maupun organisasi kalian. Dengan kata lain, “merek” kalian.

Dengan menciptakan sebuah personal branding, kalian akan mendapatkan beberapa manfaat seperti koneksi dan penilaian yang lebih tinggi akan personalitas kalian. Terdapat juga beberapa karakteristik yang harus kalian perhatikan ketika membuat sebuah personal branding.